Cara Menjaga Wibawa

Bagaimana cara kita menjaga wibawa sebagai seorang pemimpin? Menurut Dr John C Maxwell, setiap pemimpin perlu memahami Law of Respect bila ingin menjaga wibawanya.

cara menjaga wibawa diri - facebook

People naturally follow leaders stronger than themselves

Law of Respect

Orang-orang secara alamiah mengikuti pemimpin yang lebih kuat dari diri mereka. Itu adalah prinsip dari Law of Respect. Itu adalah cara menjaga wibawa seorang pemimpin.

Namun apa artinya itu dalam kepemimpinan kita?

Itu artinya karyawan Anda tidak otomatis mengikuti Anda. Mereka mengikuti individu dalam perusahaan yang wibawanya mereka hormati.

Gambar A berikut membantu menjelaskan.

law-of-respect-gambar-A

Gambar A menggambarkan keadaan dimana individu-individu berjiwa pemimpin bertindak semau mereka ketika dijadikan satu tim.

Bila pemimpin utama (10) abai dengan leadershipnya, orang-orang mengikuti individu-individu dengan leadership yang kuat lainnya, dalam gambar A diwakili dengan kotak:

  • 7
  • 9
  • 5
  • 7

yang bisa berarti manager-manager lain, karyawan senior tanpa jabatan, atau bahkan karyawan yang paling vokal mengkritik wibawa Anda.

Akan tetapi, bila pemimpin utama (10) menjaga kekuatan leadershipnya, maka lama kelamaan orang-orang mulai mengubah arah untuk mengikuti pemimpin yang paling kuat leadershipnya (lihat Gambar B).

law-of-respect-gambar-B

Dengan konsistensi dan kedewasaan emosi, seorang pemimpin akan menjadi individu terkuat yang wibawanya membuat orang-orang secara alamiah menyelaraskan dan mengikutinya – seperti yang diilustrasikan dengan gambar C. Ini juga faktor penentu dalam pembentukan Teamwork makes the Dream Work.

law of respect - gambar C

6 Cara Menjaga Wibawa sebagai Seorang Pemimpin

  1. Menyadari dan mengembangkan bakat Anda sebagai seorang pemimpin.
    Orang-orang yang menyadari bakat mereka adalah orang yang efektif, dan membuat orang lain ingin mendapatkan manfaat dari bakat tersebut. Pemimpin yang bermanfaat adalah pemimpin yang berwibawa.
  2. Hormat pada orang lain.
    Pemimpin-pemimpin yang buruk mengandalkan ancaman dan manipulasi untuk membuat orang lain melakukan apa yang mereka inginkan. Pemimpin yang efektif sadar bahwa saat mereka menghormati orang lain – khususnya orang yang lebih tidak berkuasa – maka wibawa mereka mendapatkan hormat dari orang lain.
  3. Keberanian.
    Pemimpin yang berwibawa melakukan apa yang benar, walau menghadapi resiko kegagalan atau cecaran kritik. Keberanian seorang pemimpin membangun wibawanya, karena keberanian tersebut memberikan timnya sebuah harapan.
  4. Sukses.
    Wibawa Anda tidak dibangun dengan ide-ide kreatif. Wibawa Anda dibangun saat Anda tekun mewujudkan ide-ide kreatif tersebut menjadi kenyataan. Tim Anda menghormati wibawa Anda bila Anda sukses memimpin mereka mewujudkan sebuah ide menjadi keberhasilan.
  5. Kesetiaan.
    Pemimpin yang oportunis, kutu loncat, tidak memiliki wibawa sejati. Saat seorang pemimpin setia dengan sebuah tim sampai pekerjaannya rampung, setia pada perusahaan saat dilanda krisis, maka wibawanya terjaga dengan sangat baik.
  6. Manfaat bagi orang lain.
    Mungkin salah satu cara menjaga wibawa seorang pemimpin adalah dengan menjalankan dedikasi untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Siapakah dalam tim Anda yang membutuhkan bantuan Anda agar bisa lebih efektif bekerja? Itu adalah peluang Anda menjaga wibawa: bantu ia dengan manfaat Anda.

Pada akhirnya, kita memahami bahwa wibawa lebih cenderung perlu dibangun daripada dijaga.

Menjaga wibawa dengan menuntut orang lain menghormati bukanlah cara efektif untuk menjadi pemimpin yang hebat. Pemimpin-pemimpin yang sibuk marah karena merasa tidak dihormati, atau bahkan menuntut lewat jalur hukum saat dikritik sebenarnya menjaga wibawa dengan membedaki leadershipnya dengan pencitraan – cara yang mahal dan tidak efektif.

Menjaga wibawa dengan membangun kapasitas leadership adalah cara yang hebat. Anda akan mendapatkan wibawa yang memuaskan, yaitu sebuah sukses dimana saat orang-orang yang terdekat dan paling memahami Anda paling menghormati Anda.

Wibawa sejati adalah saat orang-orang yang paling mengenal Anda (baik dan buruknya Anda) paling menghormati Anda.

LAW OF RESPECT

Selamat membangun wibawa!

Coach Danny is a John Maxwell Team Coach, Speaker and Trainer.