Rules of the Game dalam Bisnis Anda

Rules of the Game alias aturan main saat bekerja di perusahaan Anda.

Sebagai business owner, Anda tentu ingin tim bekerja sesuai ekspektasi. Pertanyaannya: Apakah mereka benar-benar tahu apa harapan Anda?

Di sinilah Anda butuh rules of the game atau aturan main.

Aturan ini menentukan bagaimana tim harus bertindak. Apa standar kerja di bisnis Anda? Bagaimana operasional seharusnya berjalan? Jangan simpan semua itu di dalam kepala Anda.

Tuliskan. Lalu bagikan ke seluruh tim.

Karyawan butuh boundaries. Mereka perlu tahu batasan yang jelas – tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Atur hal-hal harian secara jelas:

  • Jam kerja dan batas jam makan siang.

  • Penggunaan telepon pribadi di jam kerja.

  • Fasilitas mobil operasional kantor.

  • Prosedur overtime (kerja lembur).

  • Penanganan urusan pribadi atau keluarga saat jam kerja.

Atur juga standar perilaku sosial di tempat kerja:

  • Area khusus merokok dan vaping.

  • Kebijakan Anda tentang gosip dan bullying.

  • Batasan workplace romance – hubungan asmara sesama rekan kerja.

Satu hal penting: Buat satu set aturan untuk semua orang. Jangan bedakan aturan untuk karyawan biasa dan jajaran manajemen.

Jangan biarkan aturan terus-menerus dilanggar. Jika dibiarkan, tim akan cepat kehilangan kepercayaan pada sistem yang Anda buat.

Pajang aturan ini di lokasi yang mudah terlihat. Tempel di area kerja, ruang istirahat, hingga ruang publik staf.

Saat wawancara calon karyawan baru, jelaskan juga aturan main ini kepada mereka. Ini cara terbaik menyaring orang yang tepat sejak awal. Ingat, rules of the game yang baik akan mencerminkan dan mengarahkan budaya kerja perusahaan Anda.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa manfaat rules of the game untuk waktu, energi, dan uang owner? Aturan main menghemat waktu dan energi Anda karena tidak perlu menjawab pertanyaan operasional yang sama berulang kali. Anda juga menghemat uang karena risiko kesalahan kerja akibat salah paham bisa ditekan.

2. Apa manfaat aturan ini agar owner bisa naik level dalam bisnis? Bisnis yang punya aturan jelas bisa berjalan lebih mandiri. Anda bisa melakukan delegasi dengan tenang tanpa perlu terus diawasi, sehingga Anda punya waktu untuk fokus mengembangkan bisnis.

3. Apa kaitan aturan main dengan kualitas pelayanan customer? Sangat erat. Kerapian sistem di dalam kantor akan mencerminkan cara tim melayani pihak luar. Jika standar internalnya jelas, kualitas pelayanan kepada customer juga akan jauh lebih konsisten.

4. Jika owner sering cuek dengan kesalahan karyawan, apakah sebaiknya tidak membuat terlalu banyak aturan? Benar. Jangan buat terlalu banyak aturan jika Anda belum siap menegakkannya. Lebih baik buat sedikit core rules, alias aturan inti yang sederhana, tetapi ditegakkan secara konsisten 100%.

5. Bagaimana cara menyikapi masalah bullying di lingkungan kerja? Terapkan prinsip zero tolerance. Bullying merusak mental tim dan merusak budaya kerja secara cepat. Berikan sanksi tegas – mulai dari surat peringatan keras hingga pemutusan hubungan kerja – bagi siapa saja yang melanggarnya.