Kisah Penjaga Mercusuar

Seorang penjaga mercusuar yang bekerja di sepanjang garis pantai berbatu menerima persediaan minyak baru sebulan sekali agar lampu suarnya bisa tetap menyala. Karena lokasi yang tidak jauh dari pantai, penjaga mercusuar ini sering...

Share artikel ini, klik:

John Maxwell Indonesia – Kebanyakan orang dapat menyusun prioritas ketika menghadapi masalah benar atau salah. Akan tetapi, tantangan baru muncul ketika kita dihadapkan pada dua pilihan yang sama baiknya. Sekarang apa yang perlu kita lakukan? Bagaimana jika kedua pilihan tersebut seakan sama-sama memenuhi persyaratan, peluang hasil dan imbalan kerja kita?

Kisah penjaga mercu suar ini mungkin bisa membantu Anda.

Seorang penjaga mercusuar yang bekerja di sepanjang garis pantai berbatu menerima persediaan minyak baru sebulan sekali agar lampu suarnya bisa tetap menyala.

Karena lokasi mercusuar yang tidak jauh dari pantai, dan juga karena keramahannya, ia sering dikunjungi warga sekitar. Suatu malam, seorang wanita tua dari desa meminta sedikit minyak untuk menyalakan perapian yang akan menghangatkan keluarganya.

Pada hari lainnya, seorang ayah meminta sedikit minyak untuk dipakai lampunya. Yang lain juga datang karena membutuhkan minyak untuk melumasi rodanya. Karena semua permintaan tersebut kelihatannya penting, penjaga mercusuar mencoba membantu semua orang yang datang dan memberikan mereka minyak.

Menjelang akhir bulan, ia menyadari persediaan minyaknya sangat menipis. Tak lama kemudian, minyaknya habis dan lampu suarnya pun mati. Malam itu, beberapa kapal menabrak karang dan beberapa nyawa orang pun melayang.

Saat pihak berwenang menyelidikinya, pria penjaga mercusuar itu sangat menyesal. Mendengar alasan dan pembelaannya, mereka pun menanggapinya:

[shareable]Engkau diberikan minyak untuk satu tujuan – menjaga lampu suarnya tetap menyala![/shareable]

Sumber: John Maxwell’s Developing the Leaders within You (2005)

Talk-It Over

Menyusun prioritas dapat dilakukan lebih mudah bila kita memahami tujuan perusahaan. Yang menjadi pertanyaannya:

  • Apakah sebagaiĀ business owner, Anda memahami tujuan perusahaan Anda dengan jelas?
  • Dapatkah Anda menjelaskan apa yang ingin Anda miliki sebagai hasil atau imbalan kerja Anda?
  • Terkait dengan pertanyaan sebelumnya:
    • bila Anda bisa menjelaskannya, berapa jauhkah Anda dari pencapaian hasil atau imbalan yang Anda sebutkan?
    • bila Anda belum bisa menjelaskannya, mungkin Anda tengah bertanya-tanya mengapa kerja keras Anda bertahun-tahun membuat Anda seolah berjalan di tempat. Pertanyaannya: Apa yang biasanya menghentikan Anda dari menyusun kejelasan akan goal Anda?
  • Seperti Penjaga Mercusuar dalam kisah di atas, apa yang menjadi SATU TUJUAN Anda sebagai pemimpin bisnis di perusahaan Anda?

Butuh ide untuk bisnis Anda? Baca saja ide-bisnis.com

Share artikel ini, klik: