Ciri Orang Dominan

Seorang individu cenderung dikategorikan sebagai pribadi Dominan bila ia menunjukkan ciri orang dominan berikut: berjiwa petualang, bersifat kompetitif dan berani memutuskan.

ciri orang dominan
  • Jiwa petualang orang dominan lebih terkait mencoba hal-hal yang orang lain tidak berani coba. Sebagai contoh, orang dominan berani untuk menggarap area baru untuk memasarkan produk/jasa.
  • Sifat kompetitif orang dominan menyebabkannya melihat sebuah masalah dari sudut menang vs kalah. Terkait hal ini, tidak jarang orang berkepribadian dominan ingin membuktikan (potensi) keunggulannya dengan menetapkan standar terlalu tinggi dan ingin mewujudkan banyak hal terlalu dini.
  • Ciri orang dominan yang berani memutuskan membuatnya sebagai orang yang memulai aktifitas. Dimana orang lain masih sibuk berwacana, orang dominan cenderung langsung bertindak.

Ciri Orang Dominan: Peranan dalam Tim

Orang dominan sangat berperan dalam tim, apalagi untuk perusahaan yang selama ini mengalami stagnasi dan terjebak rutinitas. Nilai orang dominan bagi sebuah tim, meliputi:

  • penggagas dan pengatur sebuah inisiatif
  • cara pikir yang jauh ke depan
  • keberanian menerima tantangan
  • kemampuan untuk memulai
  • inovasi

Ciri Orang Dominan: Lingkungan Ideal

Lingkungan ideal, atau keadaan perusahaan yang membuat orang berkepribadian dominan berkembang adalah:

  • lingkungan dimana ia bebas dari kontrol, monitoring atau supervisi. Ia perlu merasa diizinkan membuat keputusannya sendiri.
  • lingkungan yang tampak inovatif dan futuristik. Kebanyakan individu dominan berani melakukan investasi pada teknologi yang ia anggap sebagai inovasi.
  • lingkungan dimana ia dapat menyampaikan ide-ide dan pandangannya. Perlu dicatat bahwa ketertarikan orang dominan pada inovasi dapat menyebabkan ide-idenya tampak terlalu futuristik dan tidak relevan dengan tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini.
  • lingkungan kerja yang bebas dari rutinitas dan detil.
  • lingkungan kerja dengan tantangan dan kesempatan bertumbuh. Berikan orang dominan tantangan dan iming-iming karir yang lebih baik, maka ia akan mencari segala cara untuk menghadapi tantangan tersebut.

Ciri Orang Dominan: Kelemahan yang Mungkin

Keunggulan orang dominan, sebaliknya juga bisa menjadi titik lemah yang mungkin terjadi. Sebagai contoh:

  • keinginan untuk mengatur dan mengendalikan, membuat orang dominan menyalahgunakan jabatan. Dengan kata lain, orang dominan cenderung menggunakan jabatan untuk membuat timnya melakukan apa yang ia inginkan. Bisa jadi timnya ragu atau masih kurang jelas dengan apa yang harus dilakukan, tapi karena boss yang berpribadian dominan sudah memerintahkan — mereka tetap melakukannya.
  • keberanian untuk menerima tantangan dan ambisi untuk membuktikan diri, membuat orang dominan menetapkan standar terlalu tinggi. Dengan kata lain, orang dominan cenderung mengabaikan posisi realita. Baginya yang penting adalah mulai dan mencapai apa yang ia visikan. Padahal baik untuk menerima posisi realita dan membuat rencana bertahap untuk mencapai standar yang diinginkan.
  • keinginan untuk memulai seringkali membuat orang dominan kurang sabar dalam berkomunikasi dan diplomasi dari pihak-pihak yang perlu mendukungnya. Akhirnya orang mendukungnya karena jabatan yang dimilikinya dan karena menghindari resiko konflik.
  • referensi inovasi yang terlalu maju ke depan membuat orang dominan ingin melakukan terlalu banyak hal dalam waktu yang singkat, sekaligus. Ia jarang mempertimbangkan keadaan tim atau sumberdaya yang dimiliki sebenarnya, dan melihat hambatan dari kacamata “harus ada solusi instan”.

Bila Anda memiliki boss orang dominan

Memiliki boss orang dominan memerlukan cara bekerja dan interaksi yang cermat. Anda perlu memahami bahwa boss dominan Anda menilai Anda berdasarkan:

  1. kemampuan menyelesaikan tugas dengan cepat.
  2. kemampuan berkomunikasi dan berpikir.
  3. jumlah pekerjaan yang rampung.
  4. kekuatan penalaran dan logika.

Oleh sebab itu adalah bijak bila Anda melakukan hal-hal ini saat bekerja untuk seorang boss yang berkepribadian dominan:

  • Jelas, spesifik dan langsung ke tujuan saat berkomunikasi. Jangan membuang-buang waktu mereka dengan basa-basi.
  • Datang siap dengan semua yang diperlukan dan tertata rapi. Hindari melupakan atau tidak tersusun saat berkomunikasi dengannya.
  • Sajikan fakta-fakta secara logis, rencanakan apa yang ingin Anda katakan dari awal. Jangan menyisakan celah keraguan, kecuali Anda ingin dicecar kekuatan penalaran di area tersebut.
  • Gunakan pertanyaan-pertanyaan yang spesifik – khususnya “apa”.
  • Berikan pilihan untuk membantunya mengambil keputusan. Jangan pernah datang dengan keputusan tunggal yang sudah Anda siapkan sebelumnya.
  • Hindari menyebabkan boss dominan Anda dalam posisi kalah. Upayakan posisi win/win senantiasa, baik dalam hal customer, supplier dan lainnya.

Suka dengan artikel ini?

Bantu share melalui sosial media atau whatsapp Anda. Terima kasih banyak

Baca juga: Kepribadian Orang Dominan itu Arogan?

Hubungi kami untuk test dan training tentang DISC Personality: whatsapp

Coach Danny is a John Maxwell Team Coach, Speaker and Trainer.